Core Strategi Supply dan Demand

Prinsip dari teknik trading supply dan demand ialah menciptakan trading dengan resiko yang kecil, profit yang jauh lebih besar dan juga kemungkinan masuk ke dalam sebuah trade lebih cepat pada saat harga mulai berbalik arah , yang dimana artinya kita harus mengetahui di mana harga akan berubah arah terlebih dahulu sebelum itu terjadi dengan tingkat akurasi yang sangat presisi pada saat kita entry-trade-exit, karena dengan teknik supply dan demand kita bisa mengetahui berapa kita akan profit dan berapa kita akan lost apabila harga tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan.

Dimanakah harga akan berbalik arah ?

Demand ( bukan support )

Harga berbalik arah menjadi naik di mana harga demand lebih besar daripada supply

Supply ( bukan resistance )

Harga berbalik arah menjadi turun di mana harga supply lebih besar daripada demand

Ada 2 kesalahan utama setiap trader yang mengalami kegagalan dalam bertrading

  1. Membeli setelah harga naik tinggi
  2. Menjual setelah harga semakin turun

Ingat tugas kita sebagi trader harus bisa membeli di harga rendah dan menjual di harga tinggi !!!

Lihatlah contoh gambar di bawah ini and mungkin salah satunya yang sering mengalami hal ini, membeli pada saat harga tingi dan menjual ketika harga rendah

Konsep dari supply dan demand ialah keterbalikan dari semua teknik trading yang ada di pasaran !!!

4 Formasi

Di dalam Teknik supply dan demand kita menggunakan 4 formasi di dalam chart yang ada pada setiap time frame, 4 formasi tersebut merepresentasikan orderan dalam jumlah yang besar yang di ciptakan oleh institusi ,

Ke 4 formasi chart itu ialah

  1. DROP BASE RALLY UNTUK MEMBELI ( DBR )
  2. RALLY BASE RALLY UNTUK MEMBELI ( RBR )

  1. RALLY BASE RALLY UNTUK MENJUAL ( RBR)
  2. DROP BASE DROP UNTUK MENJUAL ( DBD )

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *